Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan » Berita » Inspektur Majene Bertandang ke Inspektorat Sulsel
Inspektur Majene Bertandang ke Inspektorat Sulsel
Bersama seorang stafnya, Irfaid, SE., Inspektur Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat, Drs. Muh. Ramli, MH., betandang ke Inspektorat Prvinsi Sulawesi Selatan, Jumat 13 Juli 2012.
Kedatangan Ramli diterima langsung oleh Sekretaris Inspektorat Prov. Sulsel, Syafruddin Kitta, ST., M.Si, yang didampingi oleh Kepala Sub Bagian Administrasi dan Umum, Surahmanta, S.Sos., M.Si.
Ramli menjelaskan bahwa detangannya adalah dalam rangka melakukan konsutasi terkait pengembangan Jabatan Fungsional di Inspektorat Kab. Majene yang dipimpinnya.
“Di Inspektorat Majene, kami belum punya pejabat fungsional sama sekali, padahal keberadaan jabatan fungsional ini sangat urgen bagi maksimalisasi pelaksanaan tugas pengawasan”, ujar Ramli.
Masih lanjut Ramli, “Pengawasan memang harus mendapatkan perhatian lebih demi penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Kehadiran fungsional sangat kami butuhkan”.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Insektorat Prov. Sulsel, Syafruddin Kitta ST., M.Si., mengatakan, “Betul, pengawasan sebagai tugas pokok inspektorat memiliki posisi yang sangat urgen”.
“Beberapa indikator keberhasilan penyelenggaraan pemerintaha daerah seperti opini BPK, evaluasi LAKIP, evaluasi LPPD, pencangangan Wilayah Bebas Korupsi, dan pelaksanaan Kormonev., semua terletak di Inspektorat”, lanjut Syafruddin.
Menurut Syafruddin, itu semua menuntut agar inspektorat bisa berkinerja lebih untuk memncapai hasil maksimal, “Inspektorat haru menunjukkan prestasi, tapi tentu ini tidak lepas dari dukungan kualitas SDM dan ketersediaan anggaran”.
Mendengar penjelasan Syafruddin, Ramli mengatakan, “Alhamdulillah, komitmen bapak Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah lumayan tinggi dalam peningkatan kinerja pengawasan”.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Sub Bagian Administrasi dan Umum, Surahmanta, S.Sos., M.Si menambahkan bahwa pembinaan Inspektorat Provinsi terhadap Inspektorat Kab./Kota juga dibutuhkan.
“Kami di Sulsel, setidaknya kami melaksanakan Bimbingan Teknis Pengawasan sebanyak tiga sampai empat kali dalam setahun. Bimtek yang kami lakukan melibatkan aparat Inspektorat Kab./Kota sebagai peserta”, jelas Surahmanta.
Mengenai keberadaan jabatan fungsional di Inspektorat, Syafruddin mengungkapkan, “Setidaknya ada dua jabatan fungsional di Inspektorat, Auditor dan Pejabat Pengawas Urusan Pemerintahan Daerah (P2UPD)”.
“Kalau untuk Auditor, bisa konsultasi ke Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Auditor di BPKP, sedangkan untuk P2UPD bisa dikonsultasikan ke Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Dalam Negeri”, imbuh Surahmanta.
Di akhir pertemuan, Ramli kembali menegaskan tingginya komitmen Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kab. Majene peningkatan kinerja pengawasan, “insya Allah hasil perjalanan ini akan segera kami laporkan”.
Syafruddin mengakhiri pertemuan dengan berpesan bahwa simpul dari kerja-kerja Inspektorat adalah pembinaan dan pengawasan, serta pelibatan masyarakat secara aktif dalam mengawasi kinerja pemerintahan daerah.
“Bila kedua hal tersebut dapat dimaksimalkan oleh teman-teman inspektorat Majene, maka tentu dukungan moral dari masyarakat, dukungan politis dari teman-teman di DPRD, dan dukungan anggaran dalam APBD akan mudah di peroleh, pungkas Syafruddin.
[Dari kiri ke kanan] Syafruddin Kitta, ST., M.Si., Surahmanta, S.Sos., M.Si, Drs. Muh. Ramli, MH., dan Irfaid, SE.,
Filed under: Berita










Recent Comments